5 Superhero DC Ini Adalah Karakter LGBT

Wonder Woman

Superhero memang sangat identik dengan sosok yang bertubuh ideal dan berwajah tampan atau cantik. Tapi bagaimana jadinya kalau sosok yang kita idolakan itu ternyata memiliki kelainan seksual alias LGBT? Di DC Comics hal itu bisa saja terjadi.

Ada banyak karakter superhero yang ternyata memiliki kelainan orientasi seksual alias menyukai sesama jenis. Tapi kali ini kita akan membahas 5 karakter terlebih dahulu. Oh iya sebelum membaca artikelnya, mungkin kalian bisa ikuti artikel terbaru kami di fanspage Facebook Penggemar DC.

Batwoman

Barwoman

Salah satu karakter superhero perempuan DC ini mulai diperkenalkan di era 1950an sebagai sosok yang memikat hati Batman di komik Detective Comics #233. Kemunculan itu juga sebagai salah satu cara untuk menangkal opini kalau Batman adalah homoseksual. Sayangnya karakter ini dihilangkan oleh Julius Schwartz, editor komik DC tahun 1964 dan menganggap Batwoman tak pernah ada.

Kemudian, setelah absen sekian lama Batwoman diperkenalkan kembali ke kontinuitas DC pada tahun 2006. Karakter ini beroperasi di Gotham City tanpa kehadiran Batman setelah peristiwa crossover seluruh perusahaan Infinite Crisis (2005). Sayangnya Kate Kane nama asli Batwoman kini digambarkan sebagai sosok penyuka sesama jenis.

Midnighter


Karakter yang awalnya diterbitkan oleh WildStorm kemudian dibeli oleh DC Comics ini diciptakan oleh penulis Warren Ellis dan artis Bryan Hitch. Karakter ini memiliki tubuh kekar, dengan gaya dark seperti Batman. Sayangnya, Midnighter digambarkan sebagai sosok homoseksual.

Kekasih Midnighter adalah Apollo yang juga menjadi superhero DC. Sosok Apollo sendiri memiliki pola kekuatan yang hampir mirip dengan Superman. Midnighter dan Apollo merupakan anggota The Authority. Mereka juga menikah dan mengangkat Jenny Quantum sebagai anak adopsi.

Green Lantern

Green Lantern

Kamu pasti kaget membaca ini, tapi ini adalah fakta. Seperti yang diketahui sejak pertama kali kemunculannya Green Lantern alias Alan Scott adalah sosok ayah dengan dua orang anak. Tapi itu terjadi di Earth-0 atau bumi utama para superhero DC. Kalau kita geser ke Earth-2, ceritanya akan berbeda.

Baca juga:
Game DC Berbasis Android yang Layak Kamu Mainkan 
Profil: Bizarro, Villain Super Kebalikannya Superman 
Profil: Supergirl, Sepupu dari Superman

Di komik yang diterbitkan tahun 2012, Alan Scott memiliki seorang kekasih berambut hitam, sayangnya berjenis kelamin pria. Bahkan di komik berjudul Earth 2 tersebut, terdapat adegan ciuman antara Green Lantern dengan kekasih prianya itu.

Coagula

Coagula

Karakter ini muncul di era 1993, bersamaan dengan karakter Apollo. Sekilas tak ada yang aneh dari sosok Coagula alias Kate Godwin. Namun kalau kita lihat sejarah hidupnya, ia ternyata adalah seorang transgender dengan nama lahir Clark Godwin. Coagula diciptakan oleh penulis yang juga transgender Rachel Pollack.

Kate mendapatkan kekuatannya saat bekerja sebagai pelacur. Saat itu ia sedang melakukan hubungan badan dengan seseorang yang terpapar radioaktif. Tak disangka hal itu membuatnya memiliki kekuatan mencairkan benda padat dan membekukan benda cair. Ia mencoba untuk masuk ke Justice League namun ditolak.

Wonder Woman

Wonder Woman

Bagi kamu yang masih awam dengan DC pasti kaget. Salah satu superhero yang paling digemari ini ternyata memiliki orientasi seksual menyimpang. Hal itu diungkapkan oleh Greg Rucker, penulis DC dalam sebuah wawancara di Comicosity tahun 2016 lalu.

Di tempat dan waktu yang berbeda Gal Gadol, aktris yang memerankan Wonder Woman di film juga mengakui hal tersebut. Ia mengakatan kalau karakternya punya orientasi menyukai pria dan perempuan. Meski demikian sang sutradara belum mengeskplorasi hal itu dalam film.

Lanjut baca:

5 Kelompok Superhero Paling Tua di DC Comics

Post a Comment

0 Comments